Jumlah Tamu

Saturday, June 11, 2016

Akulah temanmu


Aku bangga pernah mengenalmu
kupikir, pantaskah diri ini menjadi temanmu
aku bahagia, sungguh ingin terurai kata...
kaulah temanku...

bila hari-harimu berselimutkan duka
kudoakan kebaikkan untukmu
bila hari-harimu tertimpa bahaya
kudoakan semoga dirimu senantiasa dijaga oleh-Nya
bila hari-harimu berselimut keceriaan
kudoakan kebahagian selalu bersamamu

sejauh matahari masih berada pada porosnya
bulan dan bintang dilangit masih bercahaya
ada panas dan hujan masih mengujungi kita
Akulah Temanmu...

Bersama kita satukan Asa
merajut cinta karena-Nya
kita susun cerita bahagia
dalam satu lingkaran yang tidak ada ujungnya

foto : google

Dia



Adalah Dia yang senantiasa hadir
Bak malaikat pembawa semangat baru
Di saat semua hanyut dalam hiruk pikuk kepalsuan
Dirinya hadir mampu cairkan kegundahan ini
Kehilangan jati diri semenjak hijrah mengenal ke tempat asing
Seorang diri tanpa topangan penyemangat
Hati membisu, porak poranda tanpa tau mau kemana

Entah apa yang ada di dalam jiwa umat Nabi satu ini
Gelombang cinta Dia hadirkan dalam satu mega
Terkumpul kembali merona dalam indahnya thalabulilmi
Ia mampu mengoyak nurani yang lama hancur dan karam

Sungguh Allah menciptakan dirinya...
Bak kilauan bebatuan permata
Pancaran sinarnya mampu menembus lapisan dinding tebal
Ia hadirkan pesona ikatan cinta pada krikil-krikil tajam
Menjadi batu yang bernilai

Ya Allah...jagalah Dia dalam cinta-Mu
Pertemuan ini semua atas izin-Mu
Ikatan ini terjadi juga atas ridho-Mu
Sewindu kelabu, terukir kembali dalam sentuhan jemariku

foto : koleksi SW