Monday, November 3, 2008

Jilbab dalam Kristen & Islam


Rasulullah pernah bersabda : “Akan datang suatu masa dimana banyak wanita telanjang meskipun berpakaian. Mereka berkeinginan agar para pria tertarik kepada mereka dan mereka tertarik kepada para pria itu. Para wanita itu bahkan tidak berhak mencium bau surga”

Jilbab itu menghapus rasa iri dari kesenjangan ekonomi yang mungkin ada. Jilbab menggambarkan status yang sama pada wanita Muslim. Apakah mereka miskin atau kaya, Jilbab memberikan kehormatan dan martabat yang sama bagi setiap wanita.

Dapatkah seorang pria bekerja dengan kosentrasi dan baik jika disekelilingnya duduk atau berdiri seorang wanita yang berpakaian sexi dan minim dengan rok mini, sepatu hak tinggi dan belahan dada yang aduhai???

Orang barat sering menganggap wanita Muslim adalah kaum rendah, karena memakai Jilbab. Orang barat merasa bangga dengan emansipasi wanitanya, dimana wanita bebas memakai pakaian dari yang tertutup sampai yang setengah telanjang alias “Bikini”, bahkan ada perkumpulan yang mana disitu semua harus telanjang. Tetapi secara umum wanita barat suka yang agak buka-bukaan dalam berpakaian alias yang sexi-sexi. Banyak dari mereka suka jika bisa menarik lawan jenis dan berakhir di tempat tidur.

Bagi Barat, lembaga perkawinan pun kini sudah rapuh. Kehidupan perkawinan menjadi beban, dan bagi Barat konsep tersebut adalah sesuatu yang tolol, termasuk pakaian yang menutup seluruh tubuh. Mereka menganggap pakaian tertutup rapat seperti itu adalah belenggu. Itulah mengapa di Barat marak hidup serumah tanpa perkawinan “Kumpul Kebo”. Bahkan ada yang sampai mempunyai anak tetapi mereka tidak menikah. Dan sungguh hal yang memprihatinkan jika sampai orang timur seperti Indonesia ikut-ikutan gaya mereka.

Sungguh suatu yang aneh bahwa mereka mengaku beragama Kristen tetapi tidak membaca Kitabnya. Di Islam juga banyak orang yang beragama Islam tetapi mereka tidak membaca Kitab Sucinya. Bahkan banyak umat Islam yang entah tidak tahu atau tidak mau tahu mengatakan bahwa perintah Jilbab tidak ada dalam Al-Quran.

Jilbab sebenarnya adalah syariat yang diturunkan oleh para nabi, khususnya sejak Ibrahim hingga Muhammad. Dalam Injil pun Yesus (Nabi Isa) memerintahkan wanitanya untuk menutup tubuh mereka. Kalau kita lihat para biarawati di Film-film Hollywood, tampak bahwa mereka memakai Jibab, tetapi hanya biarawati, lainnya tidak. Sedangkan di Islam semua wanita baik Ustadzah, pegawai kantor, ibu rumah tangga dll diwajibkan memakai Jilbab saat di muka umum (diluar keluarga). Wanita Muslim yang sudah dewasa tetapi tidak memakai Jilbab mungkin dia tidak tahu kalau Allah memerintahkannya dalam Al-Quran atau mereka memang kaum yang membangkang.

Sebenarnya Jilbab itu tidak memandang siapa yang memakainya, entah itu wanita Pendosa atau wanita shaleh. Semua wanita dari golongan atas sampai bawah, dari yang bermoral jelek (Pendosa) atau bermoral bagus (shaleh), semua harus memakai Jilbab. Itu adalah salah kalau banyak kalangan berpendapat bahwa Jilbab hanya untuk wanita yang sudah beragama bagus, dan yang belum beragama bagus tidak usah memakai daripada mengotori. Sehingga banyak kalangan wanita merasa belum siap memakai Jilbab karena merasa agamanya belum bagus.

Ingat dalam menutup tubuh usahakan lekuk-lekuk tubuh dapat dihilangkan semaksimal mungkin (jangan pakai Jilbab ketat). Banyak Umat Muslim yang memakai Jilbab tetapi ketat. Jilbab yang mereka pakai sama saja pakaian menyelam, karena meski tubuh tertutup tetapi lekuk-lekuk tubuh kelihatan (berpakaian tetapi telanjang). Inti menutup tubuh itu bukan sekadar menutub tubuh, tetapi sebisa mungkin menyamarkan bentuk tubuh (tidak kelihatan lekuk-lekuknya).
Dalam berjilbab pun banyak pendapat atau aliran. Ada yang tertutup penuh, ada yang kelihatan muka sama telapak tangan, ada yang kainnya polos, ada yang kainnya bermotif, itu terserah kemantapan hati mereka. Boleh saja memakai Jilbab seperti itu (entah tertutup penuh, Modis, biasa dll) asal kriteria diatas dipenuhi.

“Ketika seorang pria melihat wanita yang berjilbab, maka pandangannya akan berhenti pada Jilbab itu saja. Mereka tidak dapat meneruskan pandangannya lebih jauh ke tubuh wanita yang bersangkutan”. (Karimah Umar-Mualaf Amerika)

Dalam Injil disebutkan :

TIMOTIUS I (2 : 19)
“Bahwa wanita harus berpakaian menutupi kemaluannya, mereka begitu bersinar dan memiliki fisik yang unik, mereka punya area yang tertutup dan mempunyai rambut keemasan. Jadi yang harus dilakukan adalah harus menutupinya”.

KORINTUS I (11 : 5-6)
Dikatakan bahwa Wanita yang tidak menutupi kepalanya sebaiknya mencukur rambutnya sampai habis

Dalam Al-Quran disebutkan :

QURAN SURAT 7 : 26

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.

QURAN SURAT 24 : 31

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung

QURAN SURAT 24 : 60

Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Dalam Surat 24 ayat 31 diatas dimulai dengan kata “……. janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya”. Yang biasa nampak tentu saja Wajah (leher keatas), tangan dan kaki (tapi konteks disini adalah muka dan telapak tangan, jika diteruskan ke kalimat selanjutnya). Dilanjutkan Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, maksudnya yaitu bahwa kain kudung adalah kain yang menutup kepala, jadi hendaknya kain kudung tersebut menutup juga sampai dadanya tetutup. Maksudnya yaitu bahwa wanita harus menutup tubuhnya sehingga perhiasannya dalam konteks awal kalimat cuma nampak muka dan telapak tangan (tangan se -sepergelangan tangan) , dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka…., atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Kata perhiasan diatas tentu maknanya luas.Dalam kalimat awal si wanita kondisinya sudah tertutup tubuhnya, jadi bisa saja perhiasan disini adalah sejenis barang mulia atau mungkin bagian tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan dan kaki (tidak bagian tubuh utama).

Maksud dari ayat ini bahwa di dalam keluarga sendiri boleh tidak berjilbab selama disitu tidak ada lelaki yang bukan muhrimnya, atau di luar keluarga juga boleh tidak ber-Jilbab selama yang ditemui laki-laki yang tidak memiliki keinginan terhadap wanita atau pun anak-anak yang belum mengetahui tentang aurat. Tetapi kalau ada laki-laki normal yang lain, wajib pakai Jilbab.

Dalam Surat 24 : 60 dimaksudkan bahwa wanita yang sudah tua yang sudah tidak begitu menarik lagi boleh tidak berjilbab (sunah hukumnya). Karena Jilbab itu hukumnya wajib berlaku bagi wanita yang sudah dewasa (Baligh) sampai usia tua, tetapi hukumnya menjadi sunah ketika wanita sudah tua.

Itu adalah benar bahwa Umat Islam adalah lebih “Kristen” dari umat Kristen. Bahwa umat Islam menjalankan seluruh ajaran Yesus yang diungkap kembali oleh Nabi terakhir yaitu Muhammad, setelah pengikut Yesus menyelewengkan ajaran Yesus.

Kalau kita lihat di negara tempat Islam lahir (Arab), semua wanita yang beragama Islam memakai Jilbab. Diluar Arab, seperti Indonesia, lambat laun para wanitanya memakai Jilbab. Yang jadi pertanyaan mengapa tidak dari dulu wanita Indonesia memakai Jilbab?. Hal itu dikarenakan masih banyak orang Islam di Indonesia yang belum mengetahui ajaran Islam yang benar itu sendiri.

Islam masuk Indonesia sekitar abad 13 dan saat itu bermunculan kerajaan-kerajaan Islam. Tetapi belum sempat Islam diajarkan secara betul datanglah Penjajah pada tahun 1400-an. Dan otomatis umat Islam saat itu disibukkan untuk mengusir penjajah, sehingga Syar Islam terhambat. Jadi banyak yang beragama Islam tetapi belum tahu secara mendalam tentang Islam. Hal itu berlangsung selama hampir 350 tahun selama penjajahan Belanda. Setelah Indonesia merdeka, baru umat Islam Indonesia mulai mendalami Islam lagi dan sebagian mulai memakai Jilbab.

Yang sudah mengerti akan memakai Jilbab dengan benar (menutup tubuh sekaligus menyamarkan lekukan tubuh). Yang baru mengerti dan belajar mungkin baru sebatas menutup tubuh tetapi tidak sepenuhnya atau berjilbab tetapi masih kelihatan lekukan tubuh. Yang belum mengerti ya seperti anda-anda kaum wanita yang lebih suka dilihatin mata lelaki, anda-anda yang pakai rok mini, dada terbelah kelihatan setengah dll.

Bagi anda-anda yang ingin beragama secara benar, maka mulailah melakukan kebenaran dari yang kecil dulu semampu kita.

sumber : islambisa
<\span>

simak selengkapnya....

Dart, Katak Cantik Mematikan

Katak bernama Dart ini merupakan salah satu hewan paling beracun yang pernah ada di muka bumi. Seekor katak dari spesies ini yang panjangnya hanya dua inci / lima centimeter mempunyai cukup racun untuk membunuh sepuluh orang dewasa, terutama yang berwarna emas. Racun mereka terletak hampir di seluruh permukaan kulit, terutama di punggung mereka.

Indigenous Emberá, orang-orang asli Kolombia telah melumuri sejata mereka dengan racun katak ini ketika berburu. Oleh sebab itu senjata mereka diberi nama “blowgun dart” sesuai dengan nama kataknya. Jika anda pernah menonton film “Apocalypto” arahan Mel Gibson, anda pasti ingat ketika sang “jaguar” atau pemeran utamanya melumpuhkan musuh dengan sejenis tulup (senjata tiup yang biasanya menggunakan bambu kecil dan panah beracun ) yang dilumuri racun dari punggung katak.

Katak Dart beracun ini mempunyai warna yang paling indah dan mengagumkan di dunia tergantung dari habitat mereka. Habitat mereka adalah sepanjang Costa Rika hingga Brasil. Warna mereka bisa bermacam-macam seperti kuning, emas, tembaga, merah biru, hijau atau hitam. Banyak spesies berwana mencolok yang merupakan hewan paling mematikan di dunia.

Jika anda tersesat di hutan maka sebaiknya menghindari hewan atau tumbuhan dengan warna mencolok. Mereka seakan memperingatkan bahwa “aku tidak enak dimakan”. Yang menarik, salah satu guru kimiaku waktu SMU pernah berkata bawa biasanya zat kimia dengan warna biru adalah berbahaya. Namun kenapa ada Pepsi Blue?

Beberapa spesies katak ini mempunyai “parenting habit” seperti membawa telur mereka dipunggung. Pejantan sering kali secara eksklusif menjaga sarang mereka dan berperan penting dalam tugas transportasi telur. Makanan alami mereka adalah lalat, jangkrik, semut, rayap dan kumbang.
Para ilmuan belum yakin darimana asal racun yang mengagumkan tersebut, beberapa dugaan bahwa katak ini membuat racunnya dengan mencerna beberapa jenis racun tumbuhan, yang dibawa oleh mangsa mereka. Katak Dart yang tumbuh dalam penangkaran dan terisolasi dari serangga di habitat asli tidak pernah menghasilkan racun.

Profile singkat

Tipe : amphibi
Makanan : karnivora
Umur rata-rata dalam penangkaran adalah 10 tahun
Ukuran : 1 inci ( 2,5 centimeter )
Nama kelompok : Army
Did you know? Satu-satunya pemangsa alami dari katak Dart emas adalah ular yang disebut Leimadophis epinephelus, yang telah mengembangkan kekebalan terhadap racun katak jenis ini.
Status : terancam punah

sumber : henryeka

<\span>

simak selengkapnya....

Sunday, October 12, 2008

Surat Untuk Cintaku

Sebenarnya surat ini ingin kukirimkan kepadamu wahai engkau yang mampu melumpuhkan hatiku. Surat ini ingin kuselipkan dalam satu kehidupanmu, namun aku hanya hawa yang tak memiliki keberanian dalam mengungkapkan semua percikan-percikan rasa yang terjadi dalam hatiku. Aku hanya dia yang engkau anggap tidak lebih, aku hanya merasa seperti itu.

Assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku

Tak terasa dua tahun aku memendam rasa itu, rasa yang ingin segera kuselesaikan tanpa harus mengorbankan perasaan aku atau dirimu. Seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. Saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal walau perlu usaha untuk mencapainya.

Takukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku? Entah mengapa aku dengan mudah berkata “cinta” kepada mereka yang tak kucintai namun kepadamu, lisan ini seolah terkunci. Dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau aku teramat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. Jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-tolakan dan lonjakan yang membuatku semakin tidak mengerti.

Sakit hatiku memang saat prasangkaku berbicara bahwa engkau mencintai dia dan tak ada aku dalam kamus cintamu, sakit memang, sakit terasa dan begitu amat perih. Namun 1000 kali rasa itu lebih baik saat aku mengerti bahwa senyummu adalah sesuatu yang berarti bagiku. Ketentramanmu adalah buah cinta yang amat teramat mendekap hatiku, dan aku mengerti bahwa aku harus mengalah.

Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku, andai aku boleh berdoa kepada Tuhan, mungkin aku ingin meminta agar Dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu hingga tak ada tatapan pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Jarang aku memandang adam, namun satu pandangan saja mampu meluluhkan bahkan melumpuhkan hati ini. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada harus kembali lumpuh seperti ini.

Banyak lembaran buku yang telah kutelusuri, banyak teman yang telah kumintai pendapat. Sebahagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangku tentangmu tentang dia karena sebahagian prasangka adalah suatu kesalahan,mereka memintaku untuk membuka tabir lisan ini juga untuk menutup semua rasa prasangmu terhadapku. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap dihati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu (andai itu bukan suatu mimpi).

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan kuberikan setitik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan kuberikan kepada IMAM-ku. Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tolong bantu aku untuk meraih adam-ku bila dia bukanmu.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tahukah kamu betapa saat-saat inilah yang paling kutakutkan dalam diriku, jika saja Dia tidak menganugerahi aku dengan setitik rasa malu, tentu aku telah menunggumu bukan sebagai suamiku namun sebagai kekasihku. Andai rasa malu itu tidak pernah ada, tentu aku tidak berusaha menjauhimu. Kadang aku bingung, apakah penjauhan ini merupakan jalan yang terbaik yang berarti harus mengorbankan ukhuwah diantara kita atau harus mengorbankan iman dan maluku hanya demi hal yang tampak sepele yang demikian itu.

Aku yang tidak mengerti diriku…

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, ijinkan aku menutup surat ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir antara kita. Mungkin nanti saat dimana mungkin kau telah menimang cucu-mu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama mengingat kisah kita yang tragis ini. Atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebahagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mintalah kepada Tuhan-mu, Tuhan-ku, dan Tuhan semua manusia akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Memintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, memintalah kepada-Nya agar tetap menetapkan malu ini pada tempatnya.

Wahai engkau yang dahalulu kucintai, semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah DOSA.
Wassalam

surat ini diposting untuk yang tak berani vokal
sumber : Dd. net

simak selengkapnya....

Manfaat Daun Seledri

Seledri, Apakah kita tidak tahu apa yang disebut dengan seledri. Seledri biasanya digunakan ibu-ibu sebagai bahan-bahan untuk memasak. Selama ini kita tidak mengetahui apa manfaat daun seledri. Meskipun sebagai sayuran pelengkap berbagai masakan di Indonesia ini berkhasiat tonik, memacu enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah, menghentikan pendarahan, peluruh kencing, peluruh haid, peluruh kentut, menurunkan asam urat, membersihkan darah.

Perannya dalam sistem reproduksi karena seledri mampu memperbaiki fungsi hormonal yang terganggu, seperti nyeri haid, haid tidak teratur, ataupun haid terlalu banyak.

Daun seledri kaya senyawa minyak atsiri, kalsium, besi dan magnesium. Daun tanaman ini juga kaya vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.
Setiap 100 gram daun seledri segar terkandung 130IU vitamin A dan 15 mg vitamin C. Vitamin A dan vitamin C dikenal sebagai antioksidan cukup kuat. Serangan radikal bebas terhadap dinding sperma dan sel telur dapat dihambat oleh kedua vitamin ini.



Sumber : education.feedfury.com

simak selengkapnya....

Friday, July 11, 2008

Manfaat Daun Kemangi

Apabila kita menghadapi masalah-masalah dengan bau badan, bau mulut, atau ASI macet, dapat diatasi dengan membiasakan diri mengonsumsi lalap kemangi segar. Cara lainnya, minum air perasan daun kemangi yang telah dihaluskan bersama daun beluntas dan daun kunyit. Dalam buku ”A Dictionary of Practical Material Medical”, John Henry M. menyebutkan, sari daun kemangi berkhasiat menyembuhkan diare, nyeri payudara, batu ginjal, gangguan pada vagina, dan juga dapat mengatasi albuminaria, yaitu adanya konsentrasi albumin di dalam urin.
Menurut tim peneliti dari Center for New Crops and Plant Products, Purdue University, AS, daun kemangi terbukti ampuh untuk menyembuhkan sakit kepala, pilek, diare, sembelit, cacingan, dan gangguan ginjal. Mereka pun mengemukakan keampuhan pengobatan menggunakan daun kemangi, yaitu dapat mengatasi sakit maag, perut kembung, masuk angin, kejang-kejang, dan badan lesu. Selain itu, aroma kemangi dapat menolak gigitan nyamuk. Sejak zaman dahulu, kemangi disuling untuk diambil sari minyak atsirinya. John Henry menggolongkan minyak kemangi sebagai minyak atsiri tinggi. Artinya, aroma kemangi segera hilang setelah 24 jam dioleskan ke tubuh. Sebagai perbandingan, minyak atsiri katagori sedang, akan hilang aromanya setelah 3 hari dioleskan, sedangkan minyak atsiri katagori rendah, aromanya hilang setelah seminggu.

Minyak atsiri kemangi dapat digunakan untuk pijat aroma terapi karena minyak atsiri kemangi dapat meringankan dan menyegarkan tubuh. Namun, wanita hamil dilarang menggunakannya karena dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya keguguran.

Selain itu, minyak kemangi berkhasiat mengatasi gangguan pencernaan seperti salah cerna, muntah-muntah, infeksi usus, radang lambung, serta gas dalam usus. Juga, gangguan kepala (seperti sakit telinga, demam, sakit saluran hidung, migrain), gangguan otot (kejang-kejang atau kram), dan gangguan saraf (kecemasan, depresi, histeria, lemah saraf, insomia).

Kemangi ternyata tidak hanya bermanfaat sebagai bagian dari lalapan yang lezat dimakan dengan sambal dan ayam atau ikan goreng. Namun, kemangi memiliki manfaat bagi organ seksual pria dan wanita. Dalam Harian Pikiran Rakyat dikatakan, senyawa dalam kemangi dapat mengatasi masalah ejakulasi pria, dini pada Kandungan Apigenin fenkhona dan eugenol dalam kemangi dapat mempermudah ereksi. Selain itu, zat arginin yang ada di dalam kemangi dapat memperkuat daya hidup sperma dan mencegah kemandulan.

Begitu juga pada wanita, kemangi kaya akan senyawa anetol dan boron yang mampu merangsang hormon estrogen. Senyawa eugenol-nya juga mampu membunuh jamur penyebab keputihan. Selain itu zat stigmaasterol dalam kemangi dapat merangsang pematangan sel telur. Tannin dan seng mengurangi sekresi cairan vagina. Ada lagi zat triptofan yang dapat menunda menopause.

Di India dan sebagian wilayah di Afrika, seduhan ”teh kemangi” lazim disajikan menggantikan seduhan daun teh asli. Minuman tersebut biasanya disajikan pada saat pergantian musim, yaitu ketika orang mudah terserang batuk, pilek, ataupun demam.

Berbeda dengan di Eropa, di sana kemangi disuling dan diambil minyak atsirinya. Minyak atsiri kemangi banyak digunakan sebagai bahan campuran pembuatan obat ataupun untuk perawatan tubuh seperti sabun mandi, biang parfum, body lotion, minyak gosok, permen pelega tenggorokan, dan juga minyak aroma terapi.
Menurut ”Daftar Komposisi Bahan Makanan” Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, kemangi termasuk sayuran kaya provitamin A. Setiap 100 g daun kemangi terkandung 5.000 SI vitamin A. Kelebihan lainnya, kemangi termasuk sayuran yang banyak mengandung mineral kalsium dan fosfor, yaitu sebanyak 45 dan 75 mg per 100 g daun kemangi.

sumber : copypaste dr pikiran rakyat.(Ibeth's)
utk lebih lengkap search engine aja.

simak selengkapnya....

Monday, June 23, 2008

Iseng - Iseng



kali ini Ajeng iseng - iseng majang foto -foto cantik, carinya sie ma Paman Google .....


















































ini ikan hias namanya ikan komet, sama seperti di rumah Ajeng yang jumlahnya 13 ekor tapi sekarang semuanya sudah mati, abis... aquariumnya pecah jadi mereka kehilangan tempat tinggal... mungkin mereka stresssss.... da...da... chimy - chimy kecilku

simak selengkapnya....

Thursday, June 19, 2008

Indahnya Meminta Maaf ala si Kecil

Pernah mengajari anak balita untuk meminta maaf? Setelah ‘berantem' dengan temannya, mungkin Anda hanya mengatakan, "Ayo baikkan!", atau "Ayo minta maaf!" Bisakah mereka melakukannya? Mereka pasti tidak mengerti maksud Anda. Saya punya sebuah pengalaman bahwa mengajari meminta maaf kepada si kecil, bisa berhasil.

Suatu hari, seperti biasa saya memandikan putri saya, Syanita (hampir 3 tahun). Dia masih senang menggunakan bak mandi plastik. Selesai mandi, saya bersihkan baknya. Syanita yang sudah memakai handuk, menunggu saya. Biasanya ia masih bermain dengan bebeknya. Tapi pagi itu saya kaget, karena ia bermain dengan sabun. Tangannya disabuni lagi. Wah, saya kesal.

Langsung saya rebut sabunnya dengan kasar. Saya pukul tangannya. Saya basuh tangannya dengan air dingin. Ia kaget. Menangis keras. Saya gendong dia masuk ke kamar. Mengeringkan badannya dan mendandani seperti biasa. Ia terus meraung-raung, meronta, membuat saya tambah marah. "Nggak boleh main sabun! Jangan nangis! Diem! Cepet pake baju, dingin!" Kata-kata itulah yang keluar dari mulut saya, sementara puri saya terus menangis. Anak saya juga berteriak, "Ibu nakal! Ibu nakal!" Akhirnya saya mengalah. "Iya, ibu nakal!" Biasanya memang seperti itu. Kalau saya sudah mengaku nakal, nangisnya berhenti.

Kejadian pagi itu sudah hilang dari ingatan saya. Tapi, rupanya tidak begitu bagi putri saya. Ia masih ‘dendam'. Ketika diajak tidur siang, dia menolak. Saya paksa dia tidur, dia malah minta jalan-jalan. Tapi saya tidak marah. Disuapi makan sore, malas-malasan. Saya pun tidak marah. Akhirnya ia mau makan. Tapi seharian itu ia memang terlihat uring-uringan, membuat saya sangat cape. Seharian itu ia tidak tidur siang, sehingga saya ingin cepat membuatnya tidur agar istirahatnya cukup. Rencananya, sehabis sholat Magrib saya akan menidurkannya. Setelah selesai sholat, biasanya anak saya akan mencium tangan saya dan saya mendoakannya. Tapi saat itu, anak saya diam saja. Rupanya ia masih ‘dendam' kepada saya. Ia bahkan tidak ikut sholat bersama. Tiba-tiba saya berinisiatif, saya raih tangan mungilnya. Saya cium tangannya dan saya berkata dengan lembut kepadanya. "Ani, maafin ibu ya..., tadi ibu bikin Ani sedih ya? Ani sedih dipukul tangannya sama ibu?" Dia mengangguk lalu memeluk saya. Hmm... saya merasa benar-benar bersalah.

Karena itu saya ulangi lagi meminta maaf kepada anak saya. "Ani maafin ibu ya!" Kali ini dia menangis. Saya gendong Syanita, membaringkannya di tempat tidur. Setelah membuka mukena, saya ikut berbaring di sebelahnya. Ani yang kecapean karena tidak tidur siang rupanya benar-benar sudah ingin tidur. Tapi hatinya baru terasa nyaman setelah ucapan maaf mengalir dari mulut saya. Saya jadi merasa sangat bersalah. Saya tepuk-tepuk pantatnya. Saya tawarin untuk bercerita. Dia mengangguk. Maka saya pun bercerita, dan ia langsung tertidur sambil memeluk saya.

Keesokan harinya entah kenapa anak saya sulit diatur. Pagi-pagi setelah mandi, ia ingin memakai baju piyama. Ia menangis memaksa saya memakaikan piyama. Setelah berkali-kali dijelaskan bahwa baju piyama untuk dipakai sore sebagai baju tidur akhirnya anak saya menyerah. Tapi ia masih marah-marah. Siang hari Syanita masih membuat saya jengkel karena mau main di luar pada jam tidur siang. Saya tidak memarahinya sama sekali. Saya turuti permintaan ‘aneh'nya hari itu-jalan-jalan di siang hari. Tapi, ia tetap tidur siang, meskipun sudah agak sore. Saya memang menggerutu karena kesal dan mengadu kepada kakeknya soal tingkah laku Syanita. Ketika Maghrib, ia menolak sholat bersama. Tetapi ia memerhatikan sholat saya. Setelah saya selesai sholat, ia lari mendekat dan mencium tangan saya. Lalu ia berkata. "Ibu, maafin Ani ya...!" Saya terperanjat. "Hah, anak sekecil ini meminta maaf dengan cara begini? Dari mana ia belajar bersikap seperti ini?", hati saya bertanya-tanya. Ingatan saya langsung kembali pada peristiwa kemarin. Saya terpana. "Oh, jadi ia ingat kemarin saya meminta maaf dengan cara seperti ini. Dan sekarang ia meminta maaf karena telah membuat saya jengkel sejak pagi sampai sore." Saya tidak bisa menjawab permintaan maaf anak saya. Segera saya peluk Syanita sambil saya ciumi pipinya. "Anak pinter!" Hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut saya. Syanita telah belajar meminta maaf dari cara saya meminta maaf yang saya lakukan terhadapnya.

Artikel ini dari ibu Tia (dudung.net)

simak selengkapnya....

Wednesday, June 18, 2008

Pengumuman Kelulusan


inilah suasana sstelah pengumuman kelulusan sekolah Ajeng.... berikut hanya beberapa moment yang bisa diambil... maunya sie mau cerita banyak disini... karena sambil ngajar kursus ya... udah... cuma teman - teman Airlangga aja yang tau moment aslinya.






ini bubuhan 3 MM 2











ini bubuhan 3 MM 1














ini ni cewek preman, kelasnya 3 RPL








dan yang ini....katanya nazar, Ryan namanya... dia punya niat klo lulus mau gundul plontos, makanya Eko gundulin Ryan

simak selengkapnya....

Friday, June 13, 2008

2 Bulan di 1 MM 1


Jum'at, 13 Juni 2008 raport yang kamarin Ajeng lemburin akhirnya siap untuk dibagikan.
deg...degan rasanya, mungkin inilah yang dirasakan oleh anak murid Ajeng kelas 1 MM 1.... karena sebelumya ujian memang sudah Ajeng warning.... klo nilai rata - rata dibawah 65.00 maka tidak akan naik kelas.

Ajeng tatap wajah mereka satu persatu... ada yang pacat pasi takut tidak naik kelas, ada yang menangis takut rangkingnya turun...and dllllll....
Peringakat memang sengaja Ajeng bacakan dari peringkat 30 dari 32 siswa. Antara dari mereka ada yang girang karena walaupun rangking angka puluhan yang penting naik kelas.

2 Siswa saya sengaja dikerjaiin dikit.... dengan sedikit sandiwara menjelang pembagian raport mampu membuat mereka cemas, mereka memang tidak lain adalah asisten saya di Perpustakaan... Eka dan Dwi ( Artinya Satu dan Dua) tapi rangkingnya si Dwi Dapat rangiking satu dan Eka dapat rangking dua. Nah...ini ni Nurul Muchlisa yang rangkingnya tergeser 2 angka dari semester 1, kali ini dia cukup menyabet rangking 3 dengan tetesan air mata... nah lo... banyak pelajaran bisa diambil kan... bahwa jika sudah berhasil meraih sesuatu " Jangan Pernah Cepat Puas", kita ga' akan tau kanan kiri kita juga ingin meraih keberhasilan yang kita rasakan.

kurang lebih dalam jangka waktu 2 bulan saya menggantikan Ibu walil kelas 1 MM 1 setelah wali kelas yang lama pindah mengajar (padahal saya tidak pernah mengajar kelas mereka tapi saya yang dipercaya untuk jadi Ibu untuk mereka) , jujur memang saya belum terlalu mengenal mereka secara keseluruhan... tapi dalam jangka waktu itu saya belajar mendalami karakter mereka melalui guru - guru yang telah mengajar mereka dikelas. Selamat Buat kalian akhirnya semua naik ke kelas 2... yah walaupun kita harus kehilangan 2 teman kita, yakni Halimah yang harus ikut ortu untuk pindah sekolah ke Banjarmasin, dan Monita Ismi Tiara yang harus pindah ke SMA 3... kita do'akan aja moga mereka disana jauh lebih baik ...

selama 2 bulan inilah yang saya tangkap tentang 1 MM 1

-Samuel ( jagoannya terlambat dalam sejarah masuk sekolah mungkin hanya 2 kali tidak pernah terlambat, tapi dia maskotya MM 1 klo ga ni anak pasti sepi...) - Ade (Ketua Osis 07/08 yang suka manggut- manggut klo mimpin rapat, tapi dia jago Futsal lo..) - Alfianur, Nuary, Kusmawanto ( satu saf duduk dikelas, yang rajin dihukum pak Anto and sering kena marah - marah pak Saiman) - Andik Nurlia ( Premannya 1 MM 1, .... tomboy kan ga harus suka berantenm non...) - Batary ( Jago terlambat juga ni gadis) - Darna ( Gadis pendiam banget) - Desak Made ( cewek yang lemah lembut...jago tari Bali) - Sinta ( pipinya yang tembem hingga dapat julukan bakpaw, tapi pintar tari bali juga lo..) - Eko ( anak yang aktif banget sampe hal yang ga penting pun suka dibahas) - Emi ( Cewek Tinggi item manis yang suka meraimaikan suasana) - Fahmi ( cowok imut yang paling kecil di 1 MM 1) - Fitriyani, Leni, Sarah ( 1 genk yang kompak, dalam hal ulangan hiks...) - Inggrit ( asli pendiam abisss) - Melinda ( pacar si Doni Gembul tapi lucu abis...makanya linda suka cemburuan) - M. Reza ( anak yang susah ditebak, nyaris ga naik kelas...tapi naik kelas koq kamunya) - Nia (anak yang penurut) - Stepany ( gadis berambut panjang, namun sangat cerewet...jangan pacaran terus ya...) - Wenny ( yang jago bacain puisi waktu perpisahan) - Hutry da Feris ( kurangi ndabeknya ya... udah kelas 2... kan udah mau punya adik kelas .

Selamat buat kalian semua...moga tambah kompak and ga' ngerepotin saya lagi.... he...he..he.

simak selengkapnya....